RESUME ARTIKEL "Keadilan Gender bagi Perempuan di Ruang Publik"
Judul : Keadilan Gender bagi Perempuan di Ruang Publik
Tanggal : 8 februari 2022
Penulis : Mahirra Allyya Putri - Mahasiswa Sosiologi UBB
Ditulis oleh : Friscilya Anastasya - Siswi SMK Negeri 1 Pangkalpinang
Pembahasan artikel kali ini merupakan hasil karya tulis seorang mahasiswi yang membahas tentang perubahan cara pandang serta sikap masyarakat terhadap kaum perempuan. Penulis menggunakan 4 kerangka penulisan yang terdiri dari judul, alinea pembuka, alinea penjelas dan penutup.
1. Judul
Artikel ini memiliki judul
"Keadilan Gender bagi Perempuan di Ruang Publik"
2.Alinea Pembuka
Pada bagian ini, penulis menjelaskan
suasana dan pandangan masyarakat mengenai perempuan yang dianggap tidak mampu
menyelesaikan permaslaahan yang berat seperti laki-laki. Masyarakat beranggapan
perempuan hanya berperan dalam bidang domestik saja sedangkan laki-laki dapat
berperan disemua bidang.
3. Alinea Penjelas
Pada alinea ini penulis
menyampaikan beberapa fakta dan opini. Penulis menyampaikan bahwa kondisi ini
harus diatasi dan karena hal itu pada tahun 1950-1960 muncul konsep emanisipasi
lalu pada tanggal 12 Juli 1963, Economic and Social Council PBB mengeluarkan
resolusi 861 untuk gerakan global kaum perempuan. Pada tahun 1975 World
Conference Internasional Year of Woman yang dilaksankan Mexico menghasilkan
deklarasi kesetaraan. Hal ini merupakan sebuah pencapaian yang ada karena kerj
akeras perempuan untuk mengambil posisi kedudukan dalam bidang politik dalam
mendudu krsi demokrasi. Tidak
hanya itu
banyak kaum perempuan yang sudah membuktikkan bahwa perempuan juga mampu berada
didalam ruang publik untuk bersuara dan mendaptkan keadilan. Salah satunya
yaitu Najwa Sihab yang berani menyuarakan dan bersaing diruang publik.
4. Alinea
Penutup
Pada bagian ini penulis
menyampaikan inti pembahasan dan mengingatkann kembali kenapa kaum perempuan
harus berjuang mempertahankan kesetaraan gender dan harus membuktikan bahwa
kaum perempuan juga mampu melakukan hal-hal yang dilakukan oleh laki-laki.

Komentar
Posting Komentar