THE FIVE LOVE LANGUAGES

 


 

Kalian pasti tau kan dengan bunga mawar? Bunga mawar itu indah tapi sayangnya bisa melukai seseorang karena durinya. Sama seperti cinta yang tidak dapat kita lihat namun dapat kita rasakan keindahan serta kebahagiaannya pada setiap orang namun, karena cinta itu juga seseorang bisa merasakan luka ataupun tersakiti. Cinta tidak dapat kita ketahui definisinya ataupun sensainya karena pada setiap orang cinta itu memilki makna dan cara mengekspresinya yang berbeda-beda atau yang sering dibilang dengan love language. Tapi, kalua kalian tidak mengetahui love language pasangan kalian, bisa saja kalian perang dunia terus hahah karena ga bisa mengerti satu sama lain.

Nah pasti kalian pernah berfikir "kok dia bisa bersikap gitu ya sama pacarnya” “kok dia sering kasih orang tercintanya kado terus si?” “alay banget si pegang pegangngan terus” . Pasti kalian pernah berfikir seperti itu kan?. sebenarnya gak ada yang salah sih. Bagi yang sudah berpasangan, rasa cemas seperti itu bisa bilang hal yang wajar saja. Tinggal bagaimana mereka mengomunikasikan rasa tersebut satu sama lain dengan baik. Serta gak salah juga bagi mereka yang hobinya bucin. Karena mungkin lewat cara demikianlah mereka mengekspresikan rasa sayangnya kepada satu sama lain.

Kalo kalian sering merasakan atau mempertanyakan hal tersebut, kalian berada di blog yang tepat! Pada blogkali ini saya akan membahas tentang cara seseorang mengekspresikan perasaan cintanya kepada orang lain atau sering disebut juga love language

 

Apa sih yang dinamakan love language? konsep love language atau bahasa cinta sendiri dikenalkan oleh Dr. Gary Chapman, seorang penulis buku Five Love Language asal Amerika. Ia membedah lebih lanjut tentang prinsip komunikasi dalam suatu hubungan. Dari situ, Gary mengenalkan sebuah bahasa cinta yang dapat diaplikasikan ke berbagai jenis hubungan. Bisa hubungan romantis, keluarga, sampai pertemanan.

Intinya, love language atau bahasa cinta adalah cara bagi seseorang untuk mengekspresikan rasa cintanya kepada orang lain. Hal demikian gak melulu tentang hubungan romantis. Melainkan juga dapat diterapkan ke berbagai hubungan lain. Kalo love language gak didapatkan, seseorang  gak akan merasa dicintai dengan baik. Bisa-bisa perang dunia terus hahah.

Mungkin muncul pertanyaan di pikiran kalian, “Buat apa sih tau tentang bahasa cinta?”, “Kayaknya tanpa bahasa tersebut hubungan gue sama doi adem ayem aja”. Ya tapi kan kalian gak tau kan sebenarnya pacar kalian merasa puas gak dalam hubungan kalian. Bisa aja selama ini dia cuma pura-pura seneng biar gak nyakitin perasaan kalian.

Nah, Dr. Gary Chapman sendiri membagi love language menjadi lima jenis. Berikut merupakan lima jenis bahasa cinta yang mungkin kalian miliki:

1. Words of Affirmation

Bahasa cinta yang pertama ini buat kalian yang sering mendengar kalimat-kalimat positif seperti pujian, apresiasi, atau kalimat yang mengekspresikan rasa sayang. Kalimat tersebut menjadi dasar keyakinan bahwa pasangan kalian benar-benar mencintai diri kalian.  Misalnya, kalian seneng banget nih ketika pasangan kalian ngomong “Aku sayang banget sama kamu”. Selain itu, kalimat apresiasi seperti “Makasih banyak ya sayangku udah membahagiakan aku selama ini” merupakan kalimat yang paling ditunggu bagi lo yang punya bahasa cinta words of affirmation. Karena dengan hal tersebut lo merasa diapresiasi atas usaha mereka. Mungkin terdengar sedikit klise sih. Tapi gak ada yang salah kok dengan jenis love language satu ini.

2. Quality Time

Bagi kalian yang seneng menikmati waktu bersama orang tercinta, bisa dibilang kalian memiliki love language satu ini sob! Bahasa cinta satu ini fokus pada kualitas waktu yang dihabiskan bersama pasangan, seperti menghabiskan waktu tanpa gadget saat pergi bersama misalnya. Dengan begitu, rasa cinta kalian dapat terpenuhi karena dapat menghabiskan waktu bersama dengan orang tercinta. Komunikasi merupakan hal yang krusial bagi kalian yang punya bahasa cinta quality time. Saat bersama pasangan, kalian bisa berbagi hal yang kaliandan pasangan alami di hari tersebut. Mulai dari cerita, bercanda bersama, sampai ngomongin hal yang serius. Harapannya, komunikasi tersebut dapat menjaga hubungan antara lo dengan pasangan!

3. Receiving Gifts

Love language satu ini gak melulu soal pemberian kado yang mahal. Melainkan lebih ke arah makna dari pemberian kado tersebut. Buat kalian yang punya bahasa cinta ini, kalian mungkin merasa bahwa kado sebagai bentuk kasih sayang yang diberikan olehnya. Misalnya, pasangan kalian beliin kalian baju baru nih. Nah, di sini kalian gak peduli berapa harga dari baju tersebut. Mau murah atau mahal pun, yang terpenting doi beneran ikhlas dan tulus pas beliin kalian. Serta ada makna tersendiri bagi kalian dari pemberian tersebut.

4. Acts of Service

Bagi mereka yang punya love language satu ini, kata-kata seperti “i love you” menjadi gak terlalu berarti bagi kalian. Melainkan lebih kearah “Talk less do more”, atau gak usah omong doang. Nah, bagaimana pasangan kalian memperlakukan diri kalian lah yang terpenting. Mulai dari hal kecil, sampai hal besar. Dengan begitu, kalian bakal merasa dicintai dengan baik oleh pasangan kalian. Misalnya, kalian seneng pas pasangan kalian nganterin kalian balik ke rumah. Karena mungkin pasangan kalian pengen mastiin kalo kalian selamat sampai dirumah. Dengan begitu, kalian akan merasa dicintai dengan sepenuh hati oleh dia. Serta memupuk lebih rasa cinta kalian dengan dirinya.

5. Physical Touch

Bahasa cinta satu ini bukan berarti kalian dengan pasangan melakukan hal berbau negatif! Melainkan sebagai bentuk afeksi dari pasangan kalian kepada diri kalian. Seperti misalnya: berdekatan dengan dirinya, menggenggam tangannya, sampai memeluk dirinya secara tulus. Alhasil, kalian akan merasa dicintai sepenuh hati oleh dirinya.

Nah, kira-kira begitu lima jenis love language yang ada. Tentunya setiap orang memiliki bahasa cinta yang berbeda-beda. Maka dari itu penting buat kalian mengetahui apa sebenarnya love language diri kalian dan pasangan. Guna memberikan rasa nyaman dalam hubungan kalian.

 

Komentar